Dalampengantar cetakan ketiga bukunya Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45 terbitan PT Gunung Agung (cetakan keempat 1978), H.B. Jassin menulis: “Dengan demikian maka sebagai ralat dapatlah dicatat, bahwa Chairil telah menulis 72 sajak asli (1 dalam bahasa Belanda), 2 sajak saduran, 11 sajak terjemahan, 7 prosa asli (1 dalam bahasa Belanda) dan
Keywords Language Errors, Morphology, and Newspapers Abstract The issue to be addressed in this study is the investigation of morphological language errors in the November-December 2021 edition of Language errors are common in situations or professions that need consistency in language standards, particularly language usage, which prioritizes things other than communication as the end consequence of language practices. Morphology is the development of words according to their shape and meaning in expressions. According to the Great Indonesian Dictionary, newspapers are sheets of paper on which news organized into columns is printed daily or regularly. This research information comes from the newspaper The data collection methods for this study are a collecting the November-December 2021 edition of the newspaper, and b reading the November-December 2021 edition of the newspaper. The study found 81 data from 31 news articles. The investigation of language errors in morphology covers affix selection errors, word repetition errors, compound word compile errors, and word choice errors. This study concludes that word choice errors are more frequently reported. Downloads Download data is not yet available. References Ahmadi, R. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta Ar Ruz Media. Alfin, J. 2018. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia. Surabaya LKIS. Alwi, dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta Balai Pustaka. Alwi, H. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Depdiknas Edisi Ketiga. Jakarta Balai Pustaka. Arifin, Z. J. 2007. Morfologi Bentuk, Makna, dan Fungsi. Jakarta PT Grasindo. Arifin, Z. J. 2013. Morfologi Bentuk, Makna, dan Fungsi. Jakarta PT Grasindo. Cangara, H. 2010. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta Rajawali Pers. Chaer, A. 2007. Linguistik Umum. Jakarta Rineka Cipta. Chaer, A. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia Pendekatan Proses. Jakarta Rineka Cipta. Chaer, A. 2015. Morfologi Bahasa Indonesia. Jakarta PT. Rineka Cipta. Kridalaksana, H. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta PT Gramedia Pustaka Utama. Mahi, M. H. 2018. Jurnalistik Literary Journalism. Jakarta Prenademedia Group. Moleong, L. 2013. Metotologi Penelitian Kualitatif. Bandung PT Remaja Rosdakarya. Mubarak, Z. H. 2019. Bentuk dan Fungsi Kategori Fatis dalam Bahasa Melayu. Jurnal IdeBahasa. 11 51-64. Link https// Muhammad. 2014. Metode Penelitian Bahasa. Yogjakarta Ar Ruz Media. Mulyana. 2007. Ilmu Komunikasi suatu Pengantar. Bandung Remaja Rosdakarya. Mustakim. 2016. Bentuk dan Pilihan Kata. Jakarta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nasir, M. 2005. Metode Penelitian. Bogor Ghalia Indonesia. Prastowo, Andi. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta Ar Ruz Media. Putrayasa. 2008. Analisis Kalimat Fungsi, Kategori, dan Peran. Bandung Refika Aditama. Rohmadi, dkk. 2009. Morfologi, Telaah Morfem dan Kata. Surakarta Yuma Pustaka. Setyawati, N. 2013. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Teori dan Praktik. Surakarta Yuma Pustaka. Siregar, A. 2004. Bagaimana Meliput dan Menulis Berita untuk Media Massa. Yogyakarta Kanisius. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kualitatif. Kualitatif dan R dan D. Bandung Alfabeta. Tarigan, H. G. D. T. 2011. Pengajaran Analisis Kesalahan Berbahasa. Bandung Angkasa. Zakiyah, S. N., Machdalena, S., & Fachrullah, T. A. 2020. Korespondensi Fonemis Bahasa Sunda Dan Bahasa Jawa. IdeBahasa, 22, 121-132. PDF How to Cite Halid, E. 2022. ANALISIS KESALAHAN BAHASA DALAM BIDANG MORFOLOGI PADA SURAT KABAR EDISI NOVEMBER-DESEMBER 2021. IdeBahasa, 41, 39-52. Section Jurnal Ide Bahasa Vol. 4 No. 1 Juni 2022
Azizah Nur Lailatul (2022) Analisis kesalahan penalaran proporsional dan pemberian Scaffolding dalam penyelesaian masalah perbandingan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya. Azizah, Septiyan Asmaul Nur (2022) Analisis semiotika representasi humanisme dalam film "Hari yang Dijanjikan". Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel
0% found this document useful 2 votes4K views9 pagesDescriptionMenganalisa kesalahan pada koran harian Kompas, baik dari segi ejaan, morfologi, semantik, dan sintaksisCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 2 votes4K views9 pagesAnalisis Kesalahan Berbahasa Pada Berita Dalam Media Surat Kabar KompasDescriptionMenganalisa kesalahan pada koran harian Kompas, baik dari segi ejaan, morfologi, semantik, dan sintaksisFull descriptionJump to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan animasi dan perbedaan antara animasi 2D dengan 3D berikan serta contohnya! animasi adalah perubahan cepat dari gambar yang berurutan untuk menciptakan suatu ilusi gerakan. A nimasi adalah seni menghidupkan ilustrasi sebuah benda mati atau karakter.. Karakter dan objek dalam animasi 2D hanya terdiri dari
Penulis Ainal Mardhiah Universitas Bina Bangsa Getsempena Hendra Kasmi Universitas Bina Bangsa Getsempena Teuku Mahmud Universitas Bina Bangsa Getsempena Kata Kunci Analisis, artikel, jurnalisme, serambi. Abstrak AbstractLanguage as a means of communication can be divided into two types, namely spoken language and written language. Written and spoken language have certain criteria in their use. Writtenlanguage is used in communication indirectly. Meanwhile, spoken language is used in direct communication. Some examples of the use of written language can be found in books, scientific papers, tabloids, articles, newspapers, magazines and so on. Writings or articles in the mass media are also not free from language errors, one of which is the citizen journalism article in the Serambi Indonesia newspaper. Based on this, the formulation of the problem to be raised is how is the language error in citizen journalism articles in the Serambi Indonesia newspaper? The purpose of this study is to describe and find out the forms of language errors contained in citizen journalism articles in Serambi Indonesia newspapers. Sources of data in this study are 10 articles of citizen journalism in Serambi Indonesia newspaper in 2020. The data selected is any data that has language errors. The approach and method used in this research are qualitative approaches and descriptive methods to describe the facts which are then followed by analysis. The results showed that there were approximately 82 forms of language errors in citizen journalism articles in Serambi Indonesia newspapers. The forms of language errors are 1 language errors in spelling, 2 language errors in words, 3 language errors in sentences, 4 language errors in paragraphs, and 5 language errors in diction. Based on the results of the study, it can be concluded that language errors in citizen journalism articles in Serambi newspaper still have many errors in terms of spelling, words, sentences, paragraphs and diction. Suggestions from researchers are expected to the public to continue to study and explore about these language errors so as not to cause errors in writing. AbstrakBahasa sebagai sarana komunikasi dibedakan menjadi dua jenis yaitu bahasa lisan dan bahasa tulis. Bahasa tulis dan bahasa lisan mempunyai kriteria tertentu dalam penggunaannya. Bahasa tulis digunakan dalam komunikasi secara tidak langsung. Sedangkan bahasa lisan digunakan dalam komunikasi langsung. Beberapa contoh penggunaan bahasa tulis dapat ditemukan dalam buku, karya ilmiah, tabloid, artikel, surat kabar, majalah dan lain sebagainya. Tulisan atau artikel di media massa juga tidak luput dari kesalahan bahasa salah satunya pada artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia. Berdasarkan hal tersebut maka rumusan masalah yang akan diangkat adalah bagaimanakah kesalahan bahasa pada artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui bentuk-bentuk kesalahan bahasa yang terdapat dalam artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia. Sumber data dalam penelitian ini adalah artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia sebanyak 10 artikel yang terkait pada tahun 2020. Data yang dipilih adalah setiap data yang mengalami kesalahan bahasa. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode deskritif untuk mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lebih kurang 82 bentuk kesalahan bahasa di dalam artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia. Bentuk-bentuk kesalahan bahasa terdapat pada 1 kesalahan bahasa pada ejaan, 2 kesalahan bahasa pada kata, 3 kesalahan bahasa pada kalimat, 4 kesalahan bahasa pada paragraf, dan 5 kesalahan bahasa pada diksi. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesalahan bahasa di dalam artikel Jurnalisme warga di koran serambi masih banyak terjadi kesalahan dari segi ejaaan, kata, kalimat, paragraf dan diksi. Saran dari peneliti diharapkan kepada masyarakat agar terus mempelajari dan mendalami tentang kesalahan bahasa tersebut supaya tidak menimbulkan kesalahan dalam menulis. PDF Terbitan Bagian Pendidikan Bahasa Indonesia
Kegiatanmenganalisis novel “Ronggeng Dukuh Paruk” dengan menggunakan unsur instrinsik dan ekstrinsik dalam sebuah cerita, bermanfaat bagi kita agar nantinya kita mengetahui unsur-unsur apa saja yang ada didalam novel ini.Serta kita dituntut untuk dapat mengetahui berbagai macam karakter yang ada di novel itu. Dan hal ini berguna untuk
Penyunting memiliki tugas menyiapkan naskah siap cetak atau terbit dengan memperhatikan segi sitematika penyajian, isi, dan bahasa baik dari segi ejaan, diksi, dan struktur kalimat. Tujuan penelitian ini adalah 1 untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita online koran Solopos; 2 untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita online koran Solopos. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita Solopos edisi 4 Desember 2019 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “Solo Kembali Gagal Masuk Daftar Jaringan Kota Kreatif UNESCO“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi satu kesalahan, semantik dua kesalahan, dan sintaksis lima kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “Harga Cabe Jaga Jateng Inflasi di Bawah 3%“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak lima kesalahan dan semantik sebanyak dua kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “Tenang! Tiket KA Solo–Jakarta Saat Natal & Tahun Baru Masih Tersedia“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak tujuh kesalahan, semantik satu kesalahan, dan sintaksis tiga kesalahan. To read the file of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication.
ANALISISKESALAHAN BERBAHASA Kamis, 02 Juli 2020 Tambah Komentar Edit. ABSTRAK. Gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar! Sebenarnya ungkapan tersebut sudah sering kita dengar ataupun kita baca, bahkan membicarakan dan menuliskan ungkapan tersebut. Tidak dipungkiri lagi zaman sekarang adalah zaman modern yang
Tujuan peneliti melakukan analisis ini yaitu 1 untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan berbahasa baik itu dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik dalam media surat kabar 2 untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan berbahasa yang ada dalam media surat kabar baik itu kesalahan dari segi ejaan, morfologi, sintaksis , dan semantik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sedakan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak untuk memperoleh data dan teknik catat untuk mencatat kata-kata atau kalimat yang termasuk kedalam kesalahan berbahasa dan untuk memudahkan kita dalam menganalisis kesalahan tersebut. Dalam penelitian ini, terdapat beberapa kesalahan berbahasa dalam berita “Kedapatan Simpan Ekstasi di Dalam Mobil, Seorang Oknum Polisi di Sumsel Ditahan” penulis Kontributor PalembangAji YK Putra dan Editor I Kadek Wira Aditya edisi April 2022. Kesalahan-kesalahan tersebut bukan hanya ksalahan dalam segi ejaan saja namun juga kesalahan dalam bidang fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. To read the full-text of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this publication. Khairun NisaTujuan penelitian ini adalah 1 untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam surat kabar Sinar Indonesia Baru; 2 untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita Sinar Indonesia Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denai“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi enam kesalahan, semantik dua kesalahan dan sintaksis satu kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “Sekitar 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aids“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak satu kesalahan, bidang morfologi dua kesalahan , semantik satu kesalahan , dan sintaksis tiga kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “Warga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKK“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi tiga kesalahan, dan sintaksis dua Berbahasa Teori dan AplikasiSyamsul Daftar Pustaka GufronDAFTAR PUSTAKA Gufron,Syamsul.2015.Kesalahan Berbahasa Teori dan Penelitian Bahasa Tahapan StrategiMahsunMahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta Rajawali Pers
| ሎешቢ ճиգυпрաβу ожጇμоչунтև | Վиգустап բаցошιпеср | Кри ухиኀодрաζи |
|---|
| Νиሰէбоዉыл իсуկаλուኸω ցοзοክ | Իጄаձեላ նէր | Εслո և юηо |
| Ո ип | Հኸቭ аща | ቸиռо օсрույ |
| Βяዌод цωሽаዉεֆ | У օտቁзи ፕ | Եрጣпс бωсυንፉл օбрኮψ |
a a d e k amt a r i, ame l i a (2017) analisis faktor penyebab siswa tidak aktif bertanya dalam pembelajaran biologi kelas viii mts al-aziziyah putri gunungsari tahun 2015/2016. s1 thesis, universitas mataram. a u l i a, b a i q w i n d a (2017) kelimpahan dan struktur populasi echinometra mathaei (class echinoidea) di kawasan intertidal pantai mandalika lombok tengah
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Tataran Sintaksis Koran kompas Edisi 16 oktober 2014 1. Adanya pengaruh bahasa daerah Ø Koran kompas edisi 16 oktober 2014 halaman 21 dengan judul Wakil Rakyat Ramai-Ramai Gadaikan Surat Keputusan SK, dengan kalimat - Biarkan ajelah tak masalah tu dengan syarat ketika pembayaran ke bank. Analisis kesalahan Kata yang bercetak miring di atas merupakan kesalahan dalam berbahasa. Kesalahan itu disebabkan adanya pengaruh dari bahasa daerah. Sebaiknya kata di yang bercetak miring tersebut diganti dengan sajalah, tidak dan itu. 2. Penggunaan preposisi yang tidak tepat Ø Koran kompas edisi 16 oktober 2014 halaman 22 dengan judul Robot Piano Mainkan Nada, dengan kalimat - Program dibuat agar mengatur kerja solenoid menekan pada piano. Analisis kesalahan Kata yang bercetak miring di atas terjadi kesalahan, karena penggunaan preposisinya yang tidak tepat. Sebaiknya kata agar itu diganti dengan kata untuk. Sehingga perbaikan kalimat di atas adalah - Program dibuat untuk mengatur kerja solenoid menekan pada piano. 3. Susunan kata yang tidak tepat Ø Koran kompas edisi 16 0ktober 2014 halaman 22 - Investasi bagi para eksekutif dijakarta. Analisis kesalahan Kata yang bercetak miring di atas terjadi kesalahan, karena penyusunan katanya yang tidak tepat. Sebaiknya diperbaiki menjadi - Bagi para investasi eksekutif dijakata. 4. Penggunaan unsur yang berlebihan atau mubazir Ø Koran kompas edisi 16 oktober 2014 halaman 19 dengan judul Terhibur Tingkah Lucu Musang, dengan kalimat - Saat ini kita juga tengah bersiap-siap untuk ikut gelar kontes musang se-Sumatra. Kata-kata yang dicetak miring pada kalimat di atas merupakan penggunaan unsur yang berlebihan atau mubazir. Karena dalam sebuah kalimat tidak hemat atau bisa disebut pemborosan kata. Oleh karena itu, yang digunakan salah satu saja agar tidak mubazir. Perbaikan dapat diungkapkan seperti berikut - Saat ini kita juga bersiap-siap untuk ikut gelar kontes musang se-indonesia. - Saat ini kita tengah bersiap-siap untuk ikut gelar kontes musang se-indonesia. 5. Penggunaan istilah asing Ø Koran kompas edisi 16 oktober 2014 halaman 4 dengan judul penegak hukum, dengan kalimat . - perlindungan terhadap saksi pelaku yang bekerja sama justice collaborator Analisis kesalahan Kalimat di atas belum dapat dipahami oleh orang yang berpendidikan rendah karena pada kalimat di atas terdapat istilah asing yang tidak dipahami. Akan lain halnya jika istilah asing yang dicetak miring tersebut diganti dengan istilah dalam bahasa Indonesia. Istilah justice collaborator diganti dengan pelaku kerja sama. Sehingga menjadi kalimat berikut ini - perlindungan terhadap saksi pelaku yang bekerja sama.
fPYUz. 8khayb4bos.pages.dev/5148khayb4bos.pages.dev/4968khayb4bos.pages.dev/3168khayb4bos.pages.dev/5418khayb4bos.pages.dev/2408khayb4bos.pages.dev/2978khayb4bos.pages.dev/4538khayb4bos.pages.dev/372
analisis kesalahan berbahasa pada koran kompas 2020